Un incidente mecánico terminó en tragedia luego de que un camión de cemento perdiera el control tras quedarse sin frenos y embistiera contra una parada de autobús donde varias personas se encontraban esperando el transporte.
TE PUEDE INTERESAR: ¡IMÁGENES FUERTES! VIDEO: Hombre es casi degollado con un cuchillo mientras viajaba en un autobús urbano
Los hechos se registraron en la ciudad de Bekasi,dentro de la provincia de Java Occidental; la unidad circulaba por una vialidad inclinada lo que complicó aún más alguna maniobra preventiva, dejando un saldo de seis personas sin vida y seis más lesionadas de gravedad.
💥Kecelakaan maut merenggut korban jiwa terjadi di Kota Bekasi.💥 Sebuah truk molen bermuatan besar dengan nomor polisi B 9548 MV diduga mengalami pecah ban dan rem blong hingga terguling dan menghantam kerumunan warga di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Insiden tragis yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya luka-luka. Peristiwa mencekam ini bermula saat truk molen melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) menuju simpang Rawa Panjang. Ketika melintasi jalanan menurun di dekat Jembatan Tol depan kampus Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), truk diduga kuat mengalami gagal fungsi pengereman. Menurut keterangan saksi di lokasi, sopir sempat berupaya untuk menghentikan laju kendaraan secara paksa dengan menabrakkannya ke tembok gerbang kampus BSI. Namun kerasnya benturan tidak mampu menghentikan truk molen yang berbobot berat tersebut. Truk tetap melaju tak terkendali hingga menyapu kerumunan warga yang tengah berdiri menunggu bus di halte. Laju truk baru terhenti setelah kendaraan besar tersebut terguling dan menutup setengah badan jalan. Pihak Satlantas Polres Metro Bekasi Kota mengonfirmasi bahwa total korban dalam insiden ini mencapai 12 orang. Enam korban yang dinyatakan meninggal dunia langsung dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi dan RS Siloam Rawalumbu. Sementara itu, enam korban lainnya yang mengalami luka-luka dilarikan ke RS Juwita dan RS Siloam Rawalumbu untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
— INDONESIA BANGET 🇮🇩 (@KonspirasiID_) November 2, 2026
Tras el impacto la revolvedora se giro a un costado tirando además una barda. Cuerpos de emergencia arribaron al sitio para auxiliar a los heridos y sacar a las personas que quedaron entre los escombros, confirmando la muerte de seis personas en el lugar.
TE PUEDE INTERESAR: ¡IMÁGENES SENSIBLES!: FUERTE VIDEO: Joven transmite en vivo el momento en que muere













